Sunday, April 19, 2009

Racun!

Racun!


Tertelan seteguk limun
Yang teraduk bisa racun
Tersentak aku dalam lamun
Segera aku terbangun
Mencari penawar ke gurun
Memasuki dusun-dusun
Seakan mencari harta karun
Namun
Pandanganku mulai merabun
Izrail pun turun
Merenggut jiwa lewat ubun-ubun
Berharap seseorang menuntun
Tapi mereka hanya tertegun
Saat mulutku berdarah merah marun

1 comment(s):

Art87 said...

yea..

racuuuuun.. racuuuuuuuuunn...