Saturday, February 28, 2009

Nyontek, Menjiplak, dll

Gak tau kenapa, tapi Chacha yaqin 100% kalau gak ada orang Indonesia yang gak pernah melakukan kegiatan tersebut, termasuk Chacha!
Waktu SMP, Chacha hobi kasih contekan dan menyontek jawaban temen. Kalau guru lagi gak bisa ngajar, kita dikasih tugas latian. Nah, di situlah saat-saat paling leluasa buat contek-menyontek + jiplak-menjiplak. Selain itu, tiap ulangan usahakan untuk nyontekin temen-temen (yang wajahnya udah kayak zombie gak minum darah 2 bulan saking gak bisanya ngerjain soal) atas nama solidaritas.
But, kadang-kadang nyontek itu perlu lho! Jangan pikir Chacha adalah manusia jahat penebar aliran sesat lho ya... Tapi emang ada saat-saat dimana kita tidak bisa mengerjakan soal bukan karena kita malas belajar, tapi emang karena faktor tak terduga kaya' amnesia mendadak akibat abis kena musibah atau sakit perut, mual-mual, sariawan, bisul, panuan... dlll! Saat itu juga Chacha kadang gak tega kalau gak kasih contekan. Tapi tolong... jangan keterusan! Hal ini buat kita terlalu bergantung ama orang lain!
Waktu SMA, di situlah chacha belajar betapa pentingnya harga diri. Menyontek berarti merendahkan harga diri, meragukan kemampuan pribadi dan mengakui kejeniusan orang yang kita contek (ceileeeh, lebay sekali anda!). That's why, chacha jarang (yup, jarang!!!) menyontek selama SMA. Di situlah saat-saat dimana Chacha perlu pembuktian diri sejauh mana kemampuan Chacha. Saat-saat seperti itulah, Chacha usahakan untuk bekerja keras sendiri.
Waktu kuliah, chacha baru tahu ter-nya-ta, mayoritas temen bilang masa SMA mereka dipenuhi dengan adegan action horror berdarah bikin gak bisa tidur berbulan-bulan itu loh!!! gak ding, hehehe... tapi... menyotek n menjiplax githu! Why?? Mereka bilang, ini soal solidaritas, saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. Ada yang bilang kira-kira begini "Kalau ujian ada salah satu yang gak lulus, itu adalah kesalahan kita semua. Iya kalau dia keluarga berada yang bisa nyisihin uang buat ujian lagi, tapi kalau gak? Kasihan orang tuanya yang harus nerima kenyataan anaknya gak lulus ujian, gak punya biaya buat ujian ulang... Sia-sia sekolah 3 tahun gak dianggap gara-gara gak lulus ujian 3 hari!".
Pasti semua orang setuju perbuatan curang itu salah, BETULL!!?? Tetapi, kenapa sih sebenernya kita teuteup keukeuh nyontek? Apakah nilai itu puenting buanget dibanding pemahaman sampai-sampai kita menyontek? Apa karena kita ini yang emang terkenal malas berusaha atau sistem pendidikan Indonesia yang kurang baik, sampai-sampai kita menyontek?
Andai nilai bukan penentuan belajar kita selama ini + rasa haus ilmu kita itu tinggi, mungkin tabiat contek-menyontek bisa dikurangi. Kata kakak tingkat chacha, saat ini kita hanya bisa berusaha mengikuti sistem yang ada dulu (mengejar nilai, IP, dll). Akan tetapi, nanti ketika kita berhasil menjadi orang yang berpengaruh (dalam bidang pendidikan, misalnya), kitalah yang akan mengubah sistem itu menjadi lebih baik!
Kalau Chacha sekarang??? Sejujur-jujurnya sih.... Chacha mah, masih aja suka nyontek! Hehehhehe... =P

Saturday, February 21, 2009

What A Day!!!

Jumat, 20 Februari 2009

Jam 7.30 merupakan jam pertama masuk kuliah hari ini. Chacha bergegas berangkat diantar abah sekitar jam 7.15. Dan 20 menit kemudian, Chacha udah ada di depan kelas yang telah penuh orang dan semuanya duduk rapi. Yup, Chacha telat! 5 menit!! Chacha yang jalan menuju kelas dihalangi ama temen-temen yang udah ada di kelas. "Jangan, cha...." katanya pelan.
Ya sudah, Chacha duduk di depan kelas meratapi 5 menit yang begitu berharga. Dalam mata kuliah ini, Chacha adalah salah satu dari 13 ketua kelompok terpilih. Masih terngiang di otak kata-kata sang dosen, "Karena udah dipilih jadi ketua kelompok, harus rajin ya...".
Di tengah lamunan seorang Chacha yang udah nangis ampe ngiler-ngiler (gak ding...), datanglah teman Chacha yang lain (teman 1). "Lho, kok di sini?" katanya dengan wajah kebingungan dimix ama terheran-heran. "Aku telat 5 menit dan gak boleh masuk!" kata Chacha berkobar-kobar dan tanduknya udah keluar 7000. Chacha bisa melihat klo temen 1 agak kecewa, karena otomatis dirinya yang juga telat gak bisa masuk kelas dan ikut kuliah. So, there were my friend and me in front of class...
Kami yang memutuskan untuk membawa santai masalah ini dan malah melawak + ngakak di depan kelas, kedatangan teman 2 yang ternyata adalah anggota kelompok Chacha. Lalu terjadilah percakapan yang udah diwarna merah di atas. Kali ini Chacha agak khawatir, karena berarti hanya ada 3 anggota kelompok Chacha di kelas!
Kami pun yang akhirnya tetap memutuskan untuk membawa santai masalah ini dan malah melawak + ngakak di depan kelas, kedatangan teman 3 yang ternyata (juga!) adalah anggota kelompok Chacha. Lalu terjadilah percakapan yang udah diwarna merah di atas (juga!). Kali ini Chacha khawatir beneran, karena berarti hanya ada 2 anggota kelompok Chacha di kelas!!
Kami yang pokoknya keukeuh tetap memutuskan untuk membawa santai masalah ini dan malah melawak + ngakak di depan kelas, kedatangan teman 4 yang ternyata (lagi!!) adalah anggota kelompok Chacha. Lalu terjadilah percakapan yang udah diwarna merah di atas (lagi!!). Kali ini Chacha benar-benar amat sangat khawatir, karena berarti hanya ada 1 anggota kelompok Chacha di kelas!!!
Kali ini, kami (akhirnya) memutuskan untuk ke komunal dan melanjutkan diskusi kelompok (yang merupakan tugas dari mata kuliah ini) tanpa 1 anggota kelompok yang menjadi harapan kami di kelas. Alhamdulillah, diskusi selesai... dan temen-temen yang lain udah keluar kelas. Chacha mulai tanya "Tadi disuruh presentasi gak?" dan jawabannya adalah "Hampir!". Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, Engkau telah menyelamatkan kelompok hamba!!!!
Setelah masalah tadi selesai, Chacha dan teman-teman ikut KARIMAH (KAjian RutIn MuslimAH). Temanya tentang "Semangat Kuliah Tanpa Meninggalkan Ibadah"... Intinya, kuliah pun kan ibadah kalau kita emang meniatkannya Lillahi Ta'ala + klo kita konsisten atau meningkatkan ibadah kita, Insha Allah prestasi akademik kita dibantu Allah + manajemen waktu = penting banget.
Selesai ikutan KARIMAH, Chacha dan teman-teman menuju RSU untuk briefing ama wisudawan (ceritanya Chacha ikutan jadi panitia wisuda dan kebagian jadi sie konsumsi). Ternyata briefingnya telat 1 jam, padahal Chacha harus kuliah lagi. Sebelum meninggalkan RSU, kami kedatangan 2 anak SMA dengan wajah kebingungan level 7 (ditandai dengan wajah kusam; mata, alis dan mulut melengkung ke bawah; dahi mengernyit; dan gak berhenti tanya ke teman yang lain) . Lalu terjadi percakapan sebagai berikut:
Anak SMA 1 : Mbak, ini bener RSU Teknik gedung 3 lt 2?
Kami : Betul
Anak SMA 1 : (Sambil menyerahkan selembaran) Kami berdua dikirim ama sekolah untuk ikut acara Indonesia Leader di RSU sini, tapi kok kosong ya mbak?
Kami : (Terheran-heran) Masa' sih dik? Di sini klo ada acara besar kaya' gitu, RSU udah diubah sedemikian rupa dan udah ada pamfletnya di luar gedung...
Teman chacha meneliti sebentar ke selembaran tersebut dan curiga ama tanggal yang tertera di selembaran. Tanggal tersebut merupakan tempelan, sepertinya ini penipuan deh! Dan setelah diterawang, ternyata tanggal tersebut menyebutkan acara ini ada tahun 2006!!!! Kesimpulannya, sekolah yang mengirim 2 anak SMA tersebut tertipu ama selembaran itu!!! Untungnya, sekolah cuma mengirim 2 anak dan rugi Rp 40.000, klo sekolah ngirim berapa ratus anak? kan bisa berabe! Sebelnya, tu selembaran bawa-bawa nama UNS...
Setelah terheran-heran ama modus penipuan jaman sekarang, kami pun kuliah. Setelah kuliah, Chacha ama temen Chacha ikut pelatihan Photoshop ama CorelDraw. Setelah selesai, Chacha pulang naik angkot (jam 5, bis menuju rumah Chacha udah gak ada). Di tengah jalan, Chacha teringat kertas tugas Chacha yang tertinggal di tempat pelatihan!!! Untung angkot tadi belum jauh!!! Chacha langsung minta berhenti dan lari nyebrang jalan, manggil becak dan menuju UNS. Chacha langsung menuju tempat pelatihan yang ternyata hampir dikunci. Mbak dan mas yang mau mengunci itu ruangan langsung Chacha teriakin "JANGAAAAN!! kertas tugasku ketinggalan mbak...". Chacha pun lari dan ngambil tu kertas tugas dan komat kamit "ALHAMDULILLAH WA SYUKURILLAH!!!". Chacha pun berucap terima kasih sebanyak-banyaknya ama mbak dan mas tadi dan mereka bilang "sama-sama..." dengan wajah terheran-heran ama tingkah Chacha yang mirip orang gila pasar kebakaran jempol kaki terus lari-lari gak jelas sambil nakutin orang-orang!!!
Dan akhirnya Chacha pulang dan mengakhiri kisah hari yang aneh ini. Chacha jadi berharap semoga tiba-tiba muncul Uya Kuya dan ngomong "Anda masuk acara Hari Yang Aneh" dan bilangin klo dosen, 2 anak SMA dan mbak + mas tadi adalah agen-agennya dia...

Sunday, February 15, 2009

Rekor Kuku Terpanjang di Dunia Putus

detikcom - Minggu, Februari 15


Malang benar wanita ini. Pemegang rekor kuku terpanjang di dunia ini harus kehilangan gelarnya setelah kukunya putus saat kecelakaan mobil.
Lee Redmond (67) warga Salt Lake City, Utah ini telah memanjangkan kuku tangannya sejak tahun 1979, demikian ditulis Salt lake Tribune seperti dikutip ananova.com, Sabtu (14/2/2009).
Redmond dinobatkan sebagai pemegang rekor kuku terpanjang berdasarkan Guinness World Records dengan panjang mencapai 33 inchi atau 84 cm ini.
Namun nenek ini harus kehilangan kuku kesayangannya dalam sebuah kecelakaan berantai yang melibatkan empat buah mobil di Holladay.
"Ibu Redmond adalah salah satu penumpang kendaraan itu. Ia telah dibawa ke RS, tapi luka-lukanya tidak membahayakan," ujar Jubir Sheriff Salt Lake, Don Hutson.
Dalam sebuah artikel pada tahun 1995 nenek ini pernah menolak dibayar US$ 10.000 untuk memotong kukunya di sebuah stasiun TV Jepang.

kesian bener, ya!

Saturday, February 14, 2009

Kado Valentine


Pada umumnya kita pasti udah tau kan klo hari Valentine dilarang dirayakan oleh umat muslim? (blum tau??? baca!!)
Nah, pertanyaaannya, jika kita dapet kado valentine trus gimana???
Setelah tanya ke beberapa orang, kesimpulannya adalah diterima aja!
Selain pertimbangan akhlak (dikasih kok gak diterima), juga pertimbangan niat kita yang udah dikasih kado. Jika kita menerima bukan atas nama Valentine's day sepertinya gak masalah... Lumayan kan kalau misalnya dapet cokelat, bisa dibagi-bagi kalo banyak!!! =P

Tapi ikut-ikutan ngucapin Happy Valentine, ngasih kado atau ikut acara-acara Valentine, itulah yang jelas patut ditinggalkan!
Menurut kalian?

Friday, February 13, 2009

Kisah Istana Kami (Lebay Mode: On)

Suatu hari di kota Solo, ada sebuah Istana yang begitu indah berpenghuni kucing-kucing yang rupawan. Kucing-kucing inilah yang membawa kami dalam sebuah kisah yang begitu mempesona dan patut untuk diingat....
Kami bangga memiliki kucing yang berwibawa, bijaksana, baik hati, ramah tamah, suka menolong plus ganteng, keren, imut, lucu dan mirip pesepak bola Itali seperti Pangeran Felix

Sampai akhirnya, kami kedatangan tamu dua kucing kecil tanpa dosa... Putra mahkota kami, Pedrosa Lapido dan Putri kecil kami Vanilla Nilla Nilla...

Pangeran Felix begitu cemburu akan kehadiran dua makhluk yang masih satu spesies dengannya. Kemarahannya membingungkan seisi istana! Dia merusak properti kerajaan dan kabur dari istana. Kami pun merasa kehilangan... Kami benar-benar merindukannya! Kedua putra putri kecil kami mengeong lebih keras untuk menunjukkan tangisannya.
Tiga hari kemudian, Pangeran Felix pulang ke Istana dengan penampilan kumal. Ia memandang kami yang sedang asyik bermain dengan Pedro dan Vanilla. Pangeran Felix meraung, mengajak Pedro bertarung. Pedro pun maju dengan kaki-kakinya yang gemetar karena belum kuat benar untuk berdiri. Kami pun mematung memandang pertarungan yang tidak adil ini. Kami tiada daya untuk menghentikannya. Jika kami melerai, Pangeran Felix akan menggigit leher Pedro lebih keras! Tentu saja, kemenangan telak ada di tangan Pangeran Felix.
Akan tetapi, tanpa disangka, ia akhirnya luluh akan rintihan kedua kucing kecil yang tak berdosa itu. Esok harinya, kami melihat sendiri keakraban yang sungguh lebih baik dari harapan kami!

Baru beberapa saat kami merasakan kebahagiaan akan hangatnya cinta Pangeran Felix dengan Pedro dan Vanilla, kami harus menghadapi kenyataan pahit. Umur memang rahasia Ilahi. Pangeran Felix meninggal akibat kecelakaan tragis tepat di depat gerbang Istana. Pedrosa Lapido naik tahta menjadi Pangeran di Istana kami dan berkewajiban melindungi Putri Vanilla dengan segenap kemampuannya.
Hari-hari terus berlalu. Pangeran Pedro tumbuh dewasa beriringan dengan kecantikan Putri Vanilla yang makin terlihat. Kami tak mampu berkata-kata ketika melihat bagaimana pasangan kakak beradik ini semakin saling melindungi dan menyayangi...

Suatu hari, kami menemukan kenyataan yang sangat mengejutkan. Ternyata selama ini Putri Vanilla tlah menjalin hubungan serius dengan seekor pejantan dari Negeri seberang. Moiy, nama pejantan tersebut. Kami tidak setuju akan hubungan ini. Pangeran Pedro sangat marah ketika tahu kakaknya tlah jatuh cinta dengan rakyat jelata. Putri Vanilla meninggalkan istana dengan menangis. Kami mengerahkan segenap prajurit demi kembalinya Putri Vanilla di sisi kami.
Putri Vanilla kembali! Demi kehadirannya di Istana, kami harus memenuhi persyaratan yang teramat berat. Kami harus mau menerima pernikahan Putri Vanilla dan Moiy yang tlah dilaksanakan di Negeri Seberang.
Putri Vanilla dalam pengamatan kami menjadi semakin aneh. Ia lebih sering menangis dan nafsu makannya bertambah! Perutnya semakin besar. Dan seperti dugaan kami, bahwa Putri Vanilla telah hamil!!!
Belum lagi krisis yang meresahkan kerajaan usai, Moiy bertingkah layaknya Pangeran di Istana dan menguras habis persediaan makanan kerajaan. Pangeran Pedro sampai harus berburu sendiri ke hutan demi mencukupinya kebutuhan pangan!
Putri Vanilla menangis di pangkuanku, mengeluhkan kesalahannya menikah dengan Moiy. Moiy meninggalkan Istana di tengah-tengah perjuangan Putri Vanilla mempertahankan kehamilan.
Beberapa hari yang lalu, ruang Ratu Raysha menjadi sangat heboh. Vanilla menangis bahagia di tengah-tengah rasa sakitnya setelah sukses melahirkan! Tak tanggung-tanggung, perut Vanilla selama ini tlah dihuni LIMA embrio kucing!!! Ratu Rafika (yang mendadak menjadi bidan kerajaan) mengumumkan bahwa kelima bayi tersebut sehat. Pangeran Pedro memandang kakaknya yang telah mengalami masa-masa pahit dalam hidupnya. Sudah saatnya Putri Vanilla bahagia.
Semoga kelima anak tersebut mampu menyembuhkan luka hati Putri Vanilla. Semoga kehangatan suasana Istana mampu menumbuhkan kelima anak Putri Vanilla menjadi Putra Putri yang patut dibanggakan bukan Putra Putri yang tidak beradab seperti ayahnya. Semoga saja...



THE END

Kisah ini adalah sebuah karya!!!! Jika ada yang melakukan plagiat secara sengaja, saya sendiri yang akan mengutuknya menjadi tikus dan menyuruh kucing-kucing saya untuk memakannya! HUAHAHHAHAHHAHAHHAHAHA!!!!! (Chacha kan udah bilang Lebay Mode:On!!!)

Monday, February 9, 2009

Mengapa Oh Mengapa...???



Selalu aja ada bentrokan dalam hati.
Kadang-kadang bingung, sebenarnya yang mana suara nurani.
Aku pilih yang baik, tapi ngerasa munafik!
Aku pilih yang lain, jadi ngerasa jahat!
Bener kata Om Iwan.
Hati jangan dijadikan imam.
Cukuplah iman yang jadi imam
Akal dan rasa yang mengikuti... =D

Saturday, February 7, 2009

2 Minggu Liburan

Apa yang bisa dilakukan Chacha untuk mengisi liburannya kali ini???
~ Tidur lebih lama (terkadang tidur gak karena ngantuk tapi karena gak ada kerjaan lain! Apa kata dunia???)
~ Baca buku (yang ternyata kelar dalam kurun waktu kurang dari sehari! Saking niatnya, pendahuluan ampe penutup dibaca pula)
~ Nonton TV, mulai dari film2 di bioskop transtv ampe film2 india di tpi (bahkan kuch kuch hota hai!!)
~ Liat-liat album foto zaman baheula, mulai dari zaman mama wisuda ampe sekarang.
~ Menamatkan game2 di komputer (klo udah tamat, install game baru lagi dan ditamatin lagi! Ya Allah....)
~ Nge-net (dan Chacha yang biasanya cuma buka beberapa page langganan, sekarang bisa buka page berita-berita internasional!!! peningkatan, ni ye...)
~ Bantu-bantu mama di rumah: bersihin kamar, cuci piring, buat kopi, nyiapin makan
~ Pernah keluar rumah sekali, menghibur diri dengan makan sendirian di sebuah rumah makan (u know, rumah makan itu lagi sepi-sepinya! Meja yang lain itu kosong song suong!!! Jadi waktu cha2 dateng, pelayan-pelayannya langsung senyum 32 gigi n semangat nawarin menu!)

Mungkin kesalahan terletak dari acara liburan yang emang gak bisa kemana-mana. Adik-adik Chacha sekolah di saat Chacha libur, abah n mama sibuk, dan di rumah ada abib yang harus dijaga. Oh ya, ada point paling parah selama ngisi liburan ini:

~ Kadang-kadang mondar-mandir linglung saking gak ada kerjaaan

Ya begitulah, untung Chacha gak mati gara-gara buosen di rumah. Dan tiba-tiba aja lusa udah harus masuk kuliah, dan parahnya, Chacha merasa kaya’ gak berhasil refresh otak Chacha selama liburan! Apakah Chacha cukup siap ya menjalani hari-hari sibuk kuliah!?

Thursday, February 5, 2009

Untitled

Tidak ada kebetulan
Semua telah terangkai menjadi suatu rencana

Sebuah rahasia

Tertutup tabir yang tak mungkin tersingkap

Oleh ketajaman mata hati manusia
Walau ia berkata bisa

Ia hanya menangkap bayang pudar
Bukan detail rumit yang tercipta
Oleh Dzat Yang Maha Kuasa

Dan kami adalah pemain sebuah cerita
Yang belum diketahui kelanjutannya

Dan setiap kejutan

Menambah degup keyakinan

Betapa indah rencana-Nya

Sunday, February 1, 2009

Princess



Harus baca buku ini, dijamin gak nyesel!!!
Intinya tentang kisah nyata seorang putri (keluarga kerajaan) yang kehidupannya terkukung oleh dominasi pria saudi
Sebenarnya bukunya trilogi, tapi cha2 baru baca yang pertama
Tragis dan benar-benar sulit dipercaya
Penasaran ama kelanjutannya